Petualang Unik - Dennis Avner, seorang pria Nevada, Amerika Serikat (AS), yang menghabiskan bertahun-tahun untuk mencoba memetamorfosiskan tubuhnya menjadi sama seperti kucing telah meninggal dunia di usia 54 tahun.


Tubuhnya yang sudah tak bernyawa ditemukan di dalam rumahnya di wilayah Tonopah, pada tanggal 5 November.

Penyebab kematiannya hingga kini belum terungkap, namun sejumlah orang dekatnya berspekulasi bahwa ia mengakhiri hidupnya sendiri.

Shannon Larratt, mantan editor dan penerbit BMEzine yang merupakan seorang teman dekat Avner, dalam sebuah postingan di blog pribadinya mengatakan Dennis merupakan orang yang sangat kompleks.

"Ia orang yang kompleks, dan baru-baru ini telah mengambil hidupnya sendiri pada usia 54," ucapnya seperti dilansir oleh Dailymail, Rabu (14/11/2012).

Dennis, yang bekerja sebagai seorang programmer komputer, telah merombak total penampilan fisiknya, menjadi serupa dengan kucing. Modifikasi tubuhnya dilakukan melalui operasi yang dilakukan oleh seorang seniman dan pelopor teknik modifikasi tubuh, Steve Haworth.

Operasi untuk memodifikasi tubuh Dennis meliputi, bifurkasi guna membelah bagian atas bibirnya, penambahan daun telinga, implant sillicone di pipi dan dahinya, pemotongan gigi, tato, piercing dan wajah.

Pria keturunan Amerika-Indian itu, lebih sukan memakai nama Indiannya, Cat Stalking, dibandingkan nama aslinya. "Saya seorang Indian dari suku Huron dan mengikuti tradisi yang sangat tua dan telah mengubah diriku menjadi harimau," katanya.

Veteran Angkatan Laut Amerika itu meraih kepopularitasnya setelah beberapa kali tampil beberakali dalam acara Ripley Believe It or Not! 

5 comments :

  1. Dsr mnusia tdk bersykur ... mlah bnuh diri

    ReplyDelete
  2. keren ya, karya seni yang bagus sebenarnya, hehe..
    #salam kenal sob, kunjungan alik.. :D

    ReplyDelete
  3. wah malah bunuh diri seperti itu.. kasihan akhir hidupnya

    ReplyDelete

BLOG INI DOFOLLOW
Berikanlah sedikit komentar anda maka anda juga memperoleh keuntungan, tapi jangan Nyepam. Thanks

"Tidak Ada Moderasi"