Showing posts with label Terberat. Show all posts
Showing posts with label Terberat. Show all posts

Petualang Unik - Boomer mungkin anjing terbesar di dunia saat ini. Dengan tinggi 91 cm dari ujung pundak hingga ujung kaki, dan panjang 210 cm dari hidung sampai ujung ekor, anjing ini mungkin menjadi anjing terpanjang di dunia yang pernah hidup.


Pemiliknya, Caryn Weber, dari North Dakota pun terheran-heran. Anjing jenis landseer newfoundland berumur 3 tahun itu bisa minum di wastafel dapur di rumah kediaman keluarganya tanpa harus mengangkat kaki depannya. Saat duduk di kursi depan mobil, mata Boomer setara dengan mata pengemudi.
Sebanyak 10 kg makanan anjing dapat dilahap anjing seberat 90 kg ini dalam beberapa minggu. Saking lebarnya, anjing yang berbulu hitam dan putih itu dapat menggoyangkan ekornya sangat keras ke benda-benda di sekelilingnya.

Weber berharap dapat memasukkan nama Boomer ke dalam Buku Rekor Dunia Guinness. Rekor tersebut saat ini ditempati oleh anjing jenis great dane dengan tinggi hampir 1,2 meter, tetapi sudah mati pada musim panas lalu.


Petualang Unik - Mandy Sellars mengalami kondisi langka yang membuat kakinya terus tumbuh tanpa terkontrol. Bahkan sekarang berat kaki kanannya mencapai 107,9 kg dan membuatnya dijuluki "The Giant Leg Woman". 


Seperti di kutip wowkeren.com Kondisi Mandy ini pun disebut para dokter sebagai satu-satunya yang menderita kelainan Sindrom proteus di dunia. Sindrom proteus merupakan kondisi yang melibatkan pertumbuhan atipikal, kulit kepala tulang, dan berbagai gejala lainnya yang juga diderita laki-laki gajah. Namun warga Lancashire, Inggris, ini memiliki karakteristik unik yang membuat sindrom itu jadi kompleks. 

Wanita berusia 38 tahun ini mengaku tertekan dengan kondisi tubuhnya tersebut. Ia terpaksa beraktivitas dengan memakai kursi roda didesain khusus. Mandy juga harus mengamputasi kaki kirinya karena diserang infeksi septicaemia namun tidak bisa memakai kaki palsu karena terus tumbuh juga. 

Sahabat ladjunewsonline.blogspot.com Meski dengan kondisi serba terbatas namun Mandy menjalani aktivitas sehari-hari dengan normal. Ia tetap mandiri dengan tinggal sendiri mulai usia 19 tahun dan kuliah di jurusan psikologi. Dalam keadaannya yang sudah tidak bisa bekerja ini Mandy mengaku tetap masih semangat untuk sembuh. 

"Jelas aku merasa sangat frustasi namun aku masih memiliki semangat untuk keluar dari semua ini. Aku masih punya obsesi untuk travelling," ungkap Mandy. "Aku yang pertama kali menderita ini, bahkan ini belum memiliki nama."