Showing posts with label Super Unik. Show all posts
Showing posts with label Super Unik. Show all posts
10 Negara Di Dunia Yang Jarang Di Kunjungi - Beberapa negara di dunia dikenal sebagai negara yang layak dikunjungi, seperti Prancis, Jepang, Belanda, Jerman, dan lainnya. Namun sebaliknya terdapat juga beberapa negara di dunia yang paling jarang dikunjungi.


Tak jelas apakah tak ada hal yang menarik dari negara ini atau negara ini belum dikenal oleh dunia. Namun inilah beberapa negara di dunia yang jarang sekali mendapat kunjungan wisatawan asing, seperti dilansir oleh Newser (31/03).

1. Nauru
Tak pernah mendengar nama Nauru? Nauru adalah sebuah negara berbentuk pulau kecil yang terletak di sebelah timur Indonesia. Dihuni oleh orang Mikronesia dan Polinesia, negara kecil ini diklaim menjadi milik Jerman pada akhir abad ke-19. Pada Perang Dunia I, Nauru berada di bawah jajahan Selandia Baru, sementara pada PD II Nauru berada di bawah kepemimpinan jepang. Meski begitu, Nauru berhasil merdeka pada tahun 1968. Pada tahun 2011, angka wisatawan yang mengunjungi Nauru hanya 200 orang.

2. Somalia
Negara Afrika yang berbatasan langsung dengan Ethiopia ini hanya memiliki 500 pengunjung pada tahun 2012. Tampaknya pesona negara yang terletak di bagian “Tanduk Afrika” ini belum bisa menarik banyak wisatawan asing ke negaranya.

3. Tuvalu
Tuvalu adalah sebuah negara pulau yang terletak di Samudera Pasifik, di tengah antara Hawaii dan Australia. Pada tahun 2011, Tuvalu hanya mendapatkan kunjungan dari 1.200 wisatawan asing.

4. Kiribati
Kiribati, atau secara resmi disebut Republik Kiribati merupakan negara kepulauan yang terletak di Samudera Pasifik. Bentuk negara ini sebenarnya sangat unik, namun tampaknya belum bisa menarik perhatian para wisatawan dunia. Pada tahun 2011, hanya sekitar 4.700 orang yang datang ke negara berpopulasi 101.093 jiwa ini.

5. Kepulauan Marshall
Negara kepulauan Marchall atau Marshall Island merupakan negara pulau yang terletak di sebelah utara samudra Pasifik. Negara ini memiliki bentuk pulau yang tak lazim yaitu memanjang dan melingkar. Keunikannya ini berhasil mendatangkan 5.000 orang wisatawan pada tahun 2011.

6. Guinea Katulistiwa
Guinea Katulistiwa atau Equatorial Guinea merupakan salah satu negara republik di Afrika Tengah. Dengan are seluas 28.000 kilometer persegi, negara ini bisa menarik sekitar 6.000 turis tahun 2012 lalu.

7. Turkmenistan
Turkmenistan atau biasa disebut Turkmenia merupakan salah satu negara di Timur Tengah. Negara yang berbatasan dengan Afghanistan dan Iran ini memiliki populasi sebesar 5,1 juta. Meski begitu, hanya sedikit orang yang datang sebagai wisatawan. Tahun 2007 lalu, tercatat sebanyak 7.000 wisatawan asing yang mengunjungi negara ini.

8. Sao Tome dan Pricipe
Negara yang secara resmi disebut Republik Demokratik Sao Tome dan Priocipe ini merupakan negara kepulauan yang terletak di dekat garis khatulistiwa. Uniknya, negara ini terdiri atas dua pulau yang memiliki gunung berapi. meski termasuk sebagai negara terkecil di Afrika, Sao Tome dan principe berhasil mendatangkan 8.000 wisatawan pada tahun 2010.

9. Komoro
Komoro atau Republik Islam Federal Komoro adalah negara kepulauan di Samudra Hindia. Negara Arab ini terdiri atas tiga pulau utama, yaitu Komoro Besar, Anjouan dan Moheli. Dengan luas wilayah yang tak begitu besar, negara Arab terkecil kedua setelah Bahrain ini berhasil menarik 15.000 wisatawan di tahun 2010.

10. Afghanistan
Afghanistan merupakan negara di Asia Tengah yang berbatasan dengan iran dan Pakistan. Meski hingga saat ini Afghanistan masih identik dengan peperangan dan masalah keamanan, namun negara ini berhasil membawa 17.500 wisatawan asing masuk ke negaranya pada tahun 2012.

Sepuluh negara di atas merupakan negara di dunia yang paling jarang dikunjungi. Beberapa faktornya bisa jadi karena besar negara atau namanya yang belum dikenal oleh masyarakat dunia.

sumber : http://www.unikaneh.com/2013/07/inilah-10-negara-di-dunia-yang-paling.html

Petualang Unik - Laba Laba tarantula yang terkenal sangat ganas dan mematikan tidak ditakuti bagi anak anak kecil di pedalaman Kamboja Desa Trov Pheang Ctas, bahkan menjadi makanan kegemaran mereka sehari-hari. Dengan tangan tak berpelindung, anak-anak ini menangkap tarantula. Kemudian hewan itu dibersihkan serta dibalur dengan mentega.

"Goreng. Lalu hap! Tarantula masuk ke mulut si anak," tulis situs berita Daily Mail, Rabu, 21 November 2012.


Fotografer Inggris, George Nickles, yang memotret kehidupan di Desa Trov Pheang Ctas, hanya terdiam melihat hal itu. "Mereka begitu santai memburu tarantula, seperti anak-anak Inggris yang tengah memanen stroberi," kata Nickles.

Saya takjub." Tarantula, tikus, kadal, katak, dan kalajengking merupakan menu biasa yang kerap disantap warga Kamboja. Namun tidak ada rekam jejak yang menunjukkan sejak kapan mereka memakan hewan beracun atau berbisa.


"Beberapa mengatakan kebiasaan itu muncul sejak pasukan Khmer Merah berkuasa di Kamboja," kata Nickles. "Banyak warga yang kelaparan, hingga nekat memakan hewan berbahaya."

Tarantula-tarantula itu kemudian dibersihkan lalu digoreng dengan mentega atau minyak. Meski terlihat berbahaya, tapi tarantula itu tidak mematikan. Sengatannya hanya terasa seperti sengatan lebah. Tarantula di Kamboja ini dari jenis tarantula zebra Thailand, atau Haplopelma albostriatum.


Dalam memburu tarantula, anak-anak Kamboja terkadang membekali diri mereka dengan bambu atau cangkul. Dengan alat itu, mereka gali sarang tarantula. Begitu si hewan keluar, hup! Ditangkaplah binatang itu. "Mereka pegang bagian punggung tarantula agar terhindar dari gigitannya,"" kata Nickles.